Twitter Akan Membuat Daftar Akun yang Layak Di Unfollow

Twitter Akan Membuat Daftar Akun yang Layak Di Unfollow

Meski jumlahnya ratusan atau bahkan ribuan, tak seluruh akun Twitter yang anda ikuti berinteraksi dengan kita. Bagi itu, Twitter informasinya tengah menyiapkan suatu fitur yang merekomendasikan akun-akun yang pantas untuk di-unfollow.

Dikutip dari Slate, Kamis (30/8/2018), fitur ini dihadirkan sebagai pelengkap dari fitur sebelumnya. Sebagaimana anda ketahui Twitter memang telah mempunyai “Who to Follow” yang merekomendasikan akun-akun yang pantas untuk dibuntuti pemakai.

Fitur rekomendasi unfollow ini nantinya akan menyaksikan seberapa jauh anda berinteraksi atau menyimak kicauan-kicauan akun yang bersangkutan. Jika ternyata anda abai dan tak begitu mempedulikan kicauan akun tersebut, maka Twitter bakal merekomendasikan guna diĀ www.pro.co.id unfollow.

Lewat pengakuan resminya, Twitter juga mengonfirmasi kabar ini. Mereka menuliskan memang tengah mengerjakan serangkaian ujicoba sebelum diluncurkan secara massal untuk seluruh pemakai.

“Kami tahu bahwa orang mengharapkan linimasa Twitter yang relevan. Salah satu teknik untuk mendapatkannya ialah dengan berhenti mengekor orang yang tidak berinteraksi dengan mereka secara teratur,” ungkap pihak Twitter.

“Kami menjalankan pengujian yang paling terbatas untuk menimbulkan akun tertentu untuk diperiksa apakah mereka hendak berhenti mengekor atau tidak,” lanjut mereka.

Beberapa pemakai Twitter pun mengadukan telah mengejar fitur ini. Pada fitur tersebut, Twitter memberi sejumlah rekomendasi orang-orang atau akun yang pantas untuk di-unfollow.

“Orang-orang yang pantas untuk di-unfollow? Terima kasih Twitter,” ungkap akun @TimFerholz sambil menyertakan cuplikan gambar fitur tersebut.

Ada yang belum mengejar fitur ini di akun Twitter. Artinya, ujicoba fitur ini memang paling terbatas guna pemakai tertentu yang mengisi syarat dari Twitter.

Secara teori, fitur ini pasti akan sangat menolong pemakai guna menyaring siapa saja akun-akun yang relevan untuk dibuntuti sesuai dengan minat pemakai. Kendati Twitter belum mengungkapkan kapan fitur ini bakal diluncurkan secara massal untuk semua pemakai.