Tips Menjaga Kesehatan Gigi Anak Agar Kuat

Tips Menjaga Kesehatan Gigi Anak Agar Kuat

Kesehatan gigi anak perlu diacuhkan sejak dini. Perawatan gigi perlu dilaksanakan sejak umur gigi susu tumbuh, yakni rata-rata umur 6-7 bulan. Ini dapat menangkal terjadinya lubang pada permukaan gigi dan radang gusi. Cara mengasuh gigi bakal menilai kesehatan gigi ketika ia dewasa.

Merawat gigi anak tentu bertolak belakang dengan mengasuh gigi dewasa. Hal ini disebabkan anak-anak belum dapat menyikat giginya. Maka, kita dapat mengerjakan cara-cara mengawal kesehatan gigi anak laksana di bawah ini:

Bersihkan dengan kain kasa

Untuk mengawal kesehatan gigi anak yang masih bayi, Anda mencuci gigi dengan kain kasa. Caranya, lilit kain kasa di jari kelingking Anda. Celupkan kain ke dalam air hangat. Masukkan kelingking kita ke mulut kemudian gosok gusinya secara perlahan. Sebelumnya, pastikan jari kita bersih.

Ajari anak guna menyikat gigi

Anda dapat membiasakan anak-anak menyikat gigi dua kali sehari, yakni sesudah sarapan dan sebelum tidur. Gunakan sikat gigi dan pasta gigi eksklusif anak yang tidak mempunyai kandungan fluorida. Anda dapat membantunya menyikat gigi atau memberi misal dengan mengerjakan sikat gigi di depan anak.

Makan makanan yang sehat

Berikan anak kita makanan yang kaya nutrisi supaya giginya kuat. Makanan itu harus berisi kalsium laksana ikan atau susu, dan flour laksana teh, sayuran hijau, dan daging sapi. Berikan vitamin A laksana wortel dan mineral laksana susu untuk perkembangan gigi anak.

Hindari santap makanan yang lengket di gigi laksana cokelat sebab ini tidak sedikit menyisa di permukaan gigi. Hindari pun makanan manis laksana permen sebab dapat menambah risiko karies pada gigi.

Jadi orang tua yang higienis

Gangguan pada kesehatan gigi anak dapat disebabkan adanya bakteri yang ditransfer dari orang tua. Ini dapat terjadi sebab kebiasaan memakai peralatan santap yang sama saat santap atau orang tua menjilat dot sebab malas membersihkan.

Kurangi minuman manis

Banyak anak yang mesti istirahat dengan minum susu melewati dot. Jika anak tidak jarang tertidur dengan botol mengandung susu di dalam mulutnya, maka Anda mesti segera mengubah kelaziman yang merusak gigi ini.

Kandungan gula dalam susu dapat mengakibatkan gigi berlubang. Tanda-tanda gigi bakal berlubang ialah terjadi evolusi warna dan hadir lubang kecil di permukaan gigi. Anda dapat mengubah susu dengan air putih.

Di samping itu, tidak sedikit orang tua yang beranggapan bahwa jus baik guna kesehatan, sebenarnya kandungan gulanya dapat berbahaya untuk anak. Batasi pemberian jus yakni tidak lebih dari 4 ons masing-masing harinya yang tercipta dari 100 persen buah. Jangan beri jus sebagai minuman yang rutin ketika makan, namun berikan sebagai hadiah saja.

Hilangkan empeng di umur 2 atau 3 tahun

Terdapat banyak dalil yang bagus untuk tidak mempedulikan anak Anda memakai empeng. Tetapi, empeng ini bisa mengganggu rangkaian gigi dalam masa-masa yang lama. Ini pun dapat mengubah format mulut. Sebaiknya konsultasikan urusan ini untuk dokter gigi andai anak kita masih memakai empeng di umur lebih dari 3 tahun.

Rutin cek ke dokter gigi

Untuk mengawal kesehatan gigi anak, dianjurkan untuk cek ke dokter gigi masing-masing 6 bulan sekali. Dokter akan mengecek atau mencuci karang gigi yang menempel pada gigi.

Untuk menambah kesadaran mengawal kesehatan gigi anak perlu dilaksanakan secara perlahan. Anda dapat lakukan ini dengan teknik yang mengasyikkan seperti menyikat sambil berdendang atau memberi hadiah sesudah ia sukses sikat gigi. Anda pun harus mengerjakan kebiasaan-kebiasaan di atas sebab anak bakal mengikuti kelaziman orang tuanya.

Sumber : http://www.diversitybusiness.com/SpecialFunctions/NewSiteReferences.asp?NwSiteURL=https://www.pelajaran.co.id