Pemerintah Fokus Menambah Guru PNS di Sekolah 3T

Pemerintah Fokus Menambah Guru PNS di Sekolah 3T
Pemerintah Fokus Menambah Guru PNS di Sekolah 3T

Pemerintah Fokus Menambah Guru PNS di Sekolah 3T

 

Pemerintah Fokus Menambah Guru PNS di Sekolah 3T

 

BANDUNG, DISDIK JABAR- SMA

SMK dan SLB di Jawa Barat kekurangan guru berstatus PNS. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi. Menurut dia,  ada beberapa hal yang menyebabkan kekurangan guru di Jawa Barat, salah satunya tidak ada pengangkatan guru selama hampir tiga tahun. Padahal kebutuhan di lapangan kian mendesak.

Setiap bulannya saja banyak guru yang pensiun, sedangkan tidak ada pengangkatan

Bahkan ada sekolah yang hanya memiliki PNS satu orang, yaitu kepala sekolahnya saja. Ini harus dibenahi,” ujar Hadadi saat ditemui di ruangannya, Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman, No. 6, Kota Bandung, pada Senin, 17 September 2018.

Kekurangan guru berstatus PNS ini banyak terjadi di sekolah Tertinggal

Terdepan, dan Terluar (3T). Hadadi mengatakan, prioritas utama dalam penerimaan guru berstatus PNS adalah kepada sekolah-sekolah daerah yang jumlah guru berstatus PNSnya sangat sedikit.  Idealnya seluruh guru di sekolah negeri berstatus PNS. Walaupun begitu, untuk menutupi kebutuhan guru tersebut, sekolah menerima guru non-pns.

“Sekarang sekolah negeri  itu diisi oleh 22 ribu guru non-PNS. Kita inginkan, idelnya, seluruh guru di sekolah negeri berstatus PNS,” ujar Hadadi.

Menurut Hadadi

idelanya satu guru memegang satu mata pelajaran dengan bobot jam mengajar 24 hingga 40 jam kerja. Akan tetapi, entah sampai kapan jumlah guru PNS tersebut akan sesuai dengan target. Kendala lain, banyak pula guru berstatus PNS yang bertugas di sekolah swasta.

“Kalau tahun ini kita menerima sekian ribu, ya belum tahu sampai kapan kekurangan guru PNS bisa terpenuhi. Harapannya memang kita menginkan kekurangan guru tersebut, terutama di sekolah terpencil, cepat terpenuhi,” ungkap Hadadi.

 

Sumber : https://pengajar.co.id/