Pebriyan Koto. S.Pd, Meraih Sarjana dari Ujung Pena

Pebriyan Koto. S.Pd, Meraih Sarjana dari Ujung Pena
Pebriyan Koto. S.Pd, Meraih Sarjana dari Ujung Pena

Pebriyan Koto. S.Pd, Meraih Sarjana dari Ujung Pena

Pebriyan Koto. S.Pd, Meraih Sarjana dari Ujung Pena
Pebriyan Koto. S.Pd, Meraih Sarjana dari Ujung Pena

Sedikit saja, orang yang mengawali karier sebagai “Journalist” dari bangku kuliah. Kuliah sekaligus “Wartawan”,

mengasyikkan. Tetapi, itu pilihan sebagian kecil mahasiswa saja.

Pebriyan Koto (26) satu dari sedikit itu. Dia meraih sarjana dari ujung pena. “Aktivitasku di dunia jurnalis sangat membantu penyelesaian studiku,” katanya.

Perjalanan pendidikannya nan panjang telah tiba di satu titik puncak: Sarjana. Pebriyan terakhir tercatat sebagai wartawan di www.petunjuk7.com, juga aktiv menulis di www.monitorriau.com.

Setelah mati-matian mempertahankan skripsi-nya di hadapan penguji Selasa (27/3) silam,

 

lepas sudah pergumulannya dengan perkuliahan. “Saya sangat bahagia,” katanya melepas senyum.

Pebriyan satu di antara 67 mahasiswa Angkatan 2013 Pembidangan Jurnalis di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi.- PBSI) Faultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Riau (FKIP-UIR) Pekanbaru.

Muliono, S.Pd., peraih predikat Pemuncak FKIP Wisuda UIR tahun silam serta Endri adalah sejawat Pebriyan dari bidang yang sama.

Muilono kini, mengabdi sebagai Guru Tetap di Lembaga Pendidikan Islam SMP Bunayya, Pekanbaru. Sedangkan Endri ( yang juga berkifrah sebagai wartawan) menyusul ujian sarjana dalam waktu dekat.

Tiga figur: Muliono. Pebriyan dan Endri oleh Drs. Elwahyudi Panggabean, M.H.,–instruktur

jurnalis mereka di kampus dan di lapangan–menganggap ketiga sosok ini paling serius mendalami jurnalistik.

“Tidak banyak mahasiswa yang tertantang menekuni jurnalistik. Mereka bertiga memang tampil beda. Saya berharap mereka jadi orang hebat, kelak” kata Wahyudi.

Pebriyan Koto yang selama kuliah, aktif di Organisasi internal dan eksternal Kampus Himpunan Mahasiswa – Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia (HIMA – PBSI) dan Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia se-Indonesia (IMABSII) ini menyelesaikan studinya lewat skripsinya berjudul:

“Penerapan Pola Piramida Terbalik pada Berita utama Surat Kabar Harian Pekanbaru Pos Edisi Februari 2017”.

Skripsi ini dibimbing dua dosen senior: Drs. Supriadi, M.Pd., dan Karsinem, M.Pd.. Pebriyan meraih IPK terakhir 3,74.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/SnH9fbBc2D4abfoh4Q85