Naik Kereta Api menggunakan RFID

Naik Kereta Api menggunakan RFID
Naik Kereta Api menggunakan RFID

Naik Kereta Api menggunakan RFID

Naik Kereta Api menggunakan RFID
Naik Kereta Api menggunakan RFID

 

RFID

Pada era globalisasi keamanan informasi merupakan hal yang sangat penting. Sebuah sistem keamanan informasi harus memperhatikan tiga hal yaitu keamanan, autentifikasi, dan integritas. Untuk mencapai tiga hal tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat melakukan identifikasi terhadap pengguna yang akan mengakses suatu informasi.

Dalam beberapa tahun terakhir ini teknologi identifikasi berbasis frekuensi radio (Radio Frequency Identification) berkembang dengan pesat. Hal ini diakibatkan oleh beberapa hal, salah satu di antaranya kebutuhan yang besar dari aplikasi untuk konsumen dengan menggunakan teknologi ini.

Yang paling mutakhir adalah pengembangan tiket kereta api yang diciptakan Prancis. Bayangkan, karcis KA diganti dengan koneksi USB flash drive! Cara kerjanya adalah melalui data pada alat penyimpan tersebut. Data-data itu meliputi identitas nama pemilik kartu dan informasi-informasi personal. Misal, si pemilik kartu seorang pelajar atau penduduk biasa.

RFID adalah proses identifikasi seseorang atau objek dengan menggunakan frekuensi transmisi radio. RFID menggunakan frekuensi radio untuk membaca informasi dari sebuah devais kecil yang disebut tag atau transponder (Transmitter + Responder). Tag RFID akan mengenali diri sendiri ketika mendeteksi sinyal dari devais yang kompatibel,yaitu pembaca RFID (RFID Reader).

RFID adalah teknologi identifikasi yang fleksibel, mudah digunakan, dan sangat cocok untuk operasi otomatis. RFID mengkombinasikan keunggulan yang tidak tersedia pada teknologi identifikasi yang lain. RFID dapat disediakan dalam devais yang hanya dapat dibaca saja (Read Only) atau dapat dibaca dan ditulis (Read/Write), tidak memerlukan kontak langsung maupun jalur cahaya untuk dapat beroperasi, dapat berfungsi pada berbagai variasi kondisi lingkungan, dan menyediakan tingkat integritas data yang tinggi. Sebagai tambahan, karena teknologi ini sulit untuk dipalsukan, maka RFID dapat menyediakan tingkat keamanan yang tinggi.

 

Pada sistem RFID umumnya, tag atau transponder ditempelkan pada suatu objek.

Setiap tag membawa dapat membawa informasi yang unik, di antaranya: serial number, model, warna, tempat perakitan, dan data lain dari objek tersebut. Ketika tag ini melalui medan yang dihasilkan oleh pembaca RFID yang kompatibel, tag akan mentransmisikan informasi yang ada pada tag kepada pembaca RFID, sehingga proses identifikasi objek dapat dilakukan.

 

Sistem RFID terdiri dari empat komponen, di antaranya seperti dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Tag: Ini adalah devais yang menyimpan informasi untuk identifikasiobjek. Tag RFID sering juga disebut sebagai transponder.
Antena: untuk mentransmisikan sinyal frekuensi radio antara pembacaRFID dengan tag RFID.
Pembaca RFID: adalah devais yang kompatibel dengan tag RFID yangakan berkomunikasi secara wireless dengan tag.

Software Aplikasi: adalah

aplikasi pada sebuah workstation atau PC yang dapat membaca data dari tag melalui pembaca RFID. Baik tag dan pembaca RFID diperlengkapi dengan antena sehingga dapat menerima dan memancarkan gelombang elektromagnetik.
sistem RFID

Jenis-Jenis RFID

RFID awalnya terdiri dari dua jenis yaitu yang menggunakan baterai (aktif) dan tidak menggunakan baterai (pasif), yang tidak menggunakan baterai hanya dapat dibaca , sedangkan yang tidak menggunakan baterai dapat dibaca dan dituli. kedua jenis ini dinamakan Induktive Coupled RFID Tags. Setiap bagian Tag terdiri dari.

a) Silicon Microprocessor

Ini adalah sebuah chip yang terletak dalam sebuah tag yang berfungsi sebagai penyimpan data.

b) Metal Coil

Sebuah komponen yang terbuat dari kawat alumunium yang berfungsi sebagai antena yang dapat beroprasi pada frekuensi 13,56 MHz. Jika sebuah tag masuk ke dalam jangkauan

reader maka antena ini akan mengirimkan data yang ada pada tag kepada reader terdekat.

c) Encapsulating Material

Encapsulating Matrial adalah bahan yang membungkus tag yang terbuat dari bahan kaca.

Penggunaan RFID pada tiket kereta api

Di beberapa daerah, perusahaan kereta api nasional Prancis (SNCF) sedang menguji coba tiket RFID (Radio Frequency Identification) dengan konektor USB. Pengguna nanti diharapkan bisa menambah nominal account dengan mudah lewat PC. Tiket menggunakan USB flash drive itu memiliki memori internal 4GB dan tebal 8 mm. Karena menggunakan USB, Neo Wave – perusahaan di balik gagasan unik tersebut mampu membangun fitur sekuriti tingkat tinggi agar tiket tersebut tidak diutak-atik orang. Sistem yang disebut Weneo ID Smart itu saat ini diujicobakan pada 1.000 orang.

Baca Juga :