Menanamkan Nilai Baik pada Anak

Menanamkan Nilai Baik pada Anak

Di umur anak yang masih paling belia, lagipula saat anak mulai merasakan masa golden age pada umur 0-6 tahun, anda mempunyai kekuatan dan pengaruh besar guna menanamkan seluruh sifat dan nilai baik untuk anak.

Anak pada masa golden age atau dapat disebut kritikal periodik ialah masa-masa yang kritis untuk anak. Jika anda salah dalam mendidiknya, maka akan dominan pada kehidupan masa depannya. Anak pada usia tersebut tidak mengetahui mana yang baik dan buruk, segala urusan ditelan mentah mentah ke dalam pikirannya. Anak lebih senang meniru kelakuan orang dewasa yang dekat dengannya, salah tidak banyak akibatnya dapat fatal pada anak.

Di masa itu, anda harus dapat melakukan pendekatan pada anak. Cara pendekatan yang dipakai untuk anak tentu berbeda-beda sebab karakter anak tidak terdapat yang sama. Mungkin kita dapat memberikan mainan untuk membina daya kreativitasnya, atau memberikan kitab gambar yang dapat diisi oleh anak. Namun, salah satu teknik efektif guna menanamkan nilai baik yang dapat dilakukan ialah dengan membacakan kitab kepada anak.

Tanpa disadari lewat menyimak kita dapat menanamkan nilai-nilai baik untuk anak. Seperti kejujuran, ketulusan untuk menolong orang lain, peduli untuk orang lain, banting tulang dan sifat-sifat baik lainnya yang terdapat di dalam kitab cerita. Dalam membacakan buku, anda berikan pemahaman untuk anak mana urusan yang patut ditiru atau sebaliknya. Nilai-nilai baik yang tertanam dalam kitab akan menjadi landasan dasar anak nantinya dalam menjalani kehidupanya di masa depan.

Ayah bunda, anda harus ingat bahwa apapun yang anda katakan bakal langsung terekam di benak bawah sadar anak. Ini sebab pikiran sadar anak belum bekerja optimal. Pikiran sadar bakal bekerja optimal saat anak sudah berusia 13 tahun. Jadi telah selayaknya sebagai orangtua mesti hati-hati dan seksama memilih ucapan-ucapan positif yang hendak kita tanamkan pada anak.

Sumber : www.studybahasainggris.com