Menag: Keluarga Berperan Tumbuhkan Sikap Antikorupsi

Menag Keluarga Berperan Tumbuhkan Sikap Antikorupsi
Menag Keluarga Berperan Tumbuhkan Sikap Antikorupsi

Menag: Keluarga Berperan Tumbuhkan Sikap Antikorupsi

Menag Keluarga Berperan Tumbuhkan Sikap Antikorupsi
Menag Keluarga Berperan Tumbuhkan Sikap Antikorupsi

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, keluarga berperan penting menumbuhkan sikap antikorupsi.

Keluarga sebagai komunitas terkecil di masyarakat juga dinilai mampu mencegah perilaku korup sejak dini.

“Fungsinya (keluarga) menebarkan benih-benih mengapa kita harus anti korupsi,” kata Menag dalam keterangannya saat memberikan arahan komitmen pencegahan korupsi berbasis keluarga dalam acara Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi “Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK)” di Hotel Savero Depok, Jumat (23/11).

Menurut Menag, kesadaran menumbuhkan perilaku antikorupsi perlu dipupuk di kalangan Aparatur Sipil Negara

(ASN), khususnya di lingkup Kemag. Sehingga segala perbuatan betul-betul dalam rangka untuk tidak melakukan hal-hal yang dinilai koruptif.

Lukman mengimbau kepada ratusan srikandi Kemag untuk menebarkan benih sikap antikorupsi kepada seluruh ASN di lingkungan Kemag. Menurutnya, kekuatan perempuan sangat luar biasa dalam mencegah perilaku koruptif.

Agen gerakan SPAK yang juga istri Menteri Agama, Trisna Willy Lukman menjelaskan sikap antikorupsi

sangat penting dan bisa dimulai dari keluarga. “Jika dari keluarga sudah bersih, maka masyarakat juga akan bersih dari segala praktik korupsi,” kata dia.

Di tempat yang sama Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan berharap langkah Kemag bisa dicontoh oleh kementerian lainnya. Sehingga ke depannya sikap antikorupsi bisa terus tersosialisasikan di semua kementerian. “Jadi itu yang pertama dulu, dia tidak akan menerima gratifikasi dan di rumah juga ibu-ibu menjaga anak-anak dan bapak-bapak supaya tdak melakukan korupsi. Nilai antikorupsi yang pertama sekali adalah tentang kejujuran,” kata Basaria.

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/