Kenaikan TDL 450/900 VA Dikritisi

Kenaikan TDL 450 900 VA Dikritisi
Kenaikan TDL 450 900 VA Dikritisi

Kenaikan TDL 450/900 VA Dikritisi

Kenaikan TDL 450 900 VA Dikritisi
Kenaikan TDL 450 900 VA Dikritisi

BANDUNG–Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin

dalam release yang diterima jabarprv.go.id, pekan ini mengkritisi rencana pemerintah yang berencana menaikkan TDL 450/900 VA.

Menurutnya sangat menyayangkan langkah pemerintah yang akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) 450/900 VA karena akan memberikan beban bagi rakyat terutama rakyat di pedesaan yang mayoritas berada di segmen golongan pengguna listrik 450 VA. “Mayoritas pengguna listrik 450 watt adalah golongan miskin yang tersebar di pedesaan. Mereka petani, nelayan dan masyarakat hutan.

Solusi yang diberikan Pemerintah dengan mengalihkan subsidi

langsung berupa kartu yang dapat diuangkan untuk membayar listrik bukanlah persoalan yang mudah. Permasalahan baru bahkan bisa muncul di lingkungan masyarakat pengguna listrik 450 VA.

Sebelumnya, lanjut Andi Akmal, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) mengatakan, pengalihan subsidi yang disalurkan PLN akan dialihkan ke pengguna langsung berupa kartu-kartu program sosial yang akan diberikan kepada masyarakat golongan rumah tangga miskin.

Pemerintah, menurutnya, harus menyadari bahwa saat ini hingga beberapa tahun ke depan, daya beli masyarakat turun drastis akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM), sehingga pemenuhan kebutuhan dasar berupa makanan menjadi prioritas utama. Sementara itu, “Program sosial yang telah digulirkan pemerintah,dinilai tidak memberi dampak signifikan terhadap kenaikan daya beli masyarakat.

Program sosial dalam bentuk apapun, lanjut Andi Akmal,

pada akhirnya akan berujung pada persoalan pangan. Sehingga subsidi yang akan dialihkan untuk listrik, kesehatan, pendidikan menjadi tidak berguna lagi. Langkah awal yang dilakukan pemerintah seharusnya sejahterakan dahulu penduduk miskin yang hampir mencapai angka 28 juta jiwa itu. (NR)

 

Baca Juga :