Harga Beras dan Gabah di Jabar Cenderung Turun

Harga Beras dan Gabah di Jabar Cenderung Turun

Harga Beras dan Gabah di Jabar Cenderung Turun

Harga Beras dan Gabah di Jabar Cenderung Turun
Harga Beras dan Gabah di Jabar Cenderung Turun

BANDUNG–Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat selama Juli 2017, harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP)

di Tingkat Petani Jawa Barat sebesar Rp. 4.528,95 per kilogram atau turun 0,61% dibandingkan harga GKP Juni 2017 Rp. 4.556,57.

Gabah Kering Giling (GKG) di Tingkat Petani naik 0,23% dari Rp. 5.038,57 menjadi Rp. 5.050,00 per kilogram, dan untuk Gabah Kualitas Rendah turun 2,36% dari Rp. 3.692,31 menjadi Rp. 3.605,33 per kilogram.

Sementara itu rata-rata harga beras di Tingkat Penggilingan Rp. 9.591,31 per kilogram

 

atau naik 0,06% dibandingkan Juni 2017 yang tercatat Rp. 9.585,76. Berdasarkan patahan (broken) beras, kualitas Beras Premium turun 0,69% dari Rp. 10.200,77 menjadi Rp. 10.130,36, sedangkan Medium turun 0,24% dari Rp. 9.265,00 menjadi Rp. 9.242,47, dan Beras kualitas Rendah naik 3,17% dari Rp. 8.484,62 menjadi Rp. 8.753,57.

“Selama Juli memang harga beras cenderung menurun,” ujar Kabid Statistik Distribusi BPS Jabar, Dudung Supriyadi, Selasa (1/8).

Di daerah Perdesaan Jawa Barat, BPS mencatat lima dari tujuh kelompok

pengeluaran mengalami inflasi, tertinggi terjadi pada Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga inflasi sebesar 1,10%, diikuti Kelompok Kesehatan inflasi sebesar 0,70%, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau inflasi sebesar 0,46%, Kelompok Transportasi & Komunikasi sebesar 0,07%, Kelompok Perumahan inflasi sebesar 0,02%, sementara Kelompok Sandang deflasi sebesar 0,07%, dan Kelompok Bahan Makanan deflasi sebesar 0,04%. jo

 

Sumber :

https://bit.ly/2ID5Hmu