Dua Faktor Ini Membuat Hermawan Kartajaya Takjub Terhadap Telkomsel

Dua Faktor Ini Membuat Hermawan Kartajaya Takjub Terhadap Telkomsel
Dua Faktor Ini Membuat Hermawan Kartajaya Takjub Terhadap Telkomsel

Dua Faktor Ini Membuat Hermawan Kartajaya Takjub Terhadap Telkomsel

Dua Faktor Ini Membuat Hermawan Kartajaya Takjub Terhadap Telkomsel
Dua Faktor Ini Membuat Hermawan Kartajaya Takjub Terhadap Telkomsel

Surplus pemain, mencapai lebih dari 10 operator, membuat industri selular di Indonesia

terbilang paling liberal di dunia. Meski demikian, kondisi pasar sesungguhnya terbilang anomali.

Pasalnya, penguasaan market share hanya terpusat pada tiga operator, yakni Telkomsel, XL Axiata dan Indosat. Ketiga operator tersebut, tercatat menguasai 85% pangsa pasar.

Lebih “membingungkan” lagi, dari total penguasaan pasar tersebut, Telkomsel terbilang sangat dominan. Meski dikeroyok oleh banyak operator, posisi Telkomsel sebagai market leader tak tergoyahkan sejak 1999. Hingga kuartal ketiga 2018, market share anak perusahaan Telkom itu, dari sisi jumlah pelanggan, mencapai lebih dari 55%.

Tak hanya merajai pangsa pasar, revenue share Telkomsel juga jauh melebihi operator lainnya.

Tak tanggung-tanggung, angkanya mencapai 69%.

Dua fakta itulah yang terungkap dalam diskusi antara Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah dengan Chairman Markplus Hermawan Kertajaya, pada acara Markplus Conference 2018 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta (6/12/2012).

Dominannya penguasaan market share dan revenue share, ditengah kondisi pasar yang penuh sesak, tentu saja membuat Hermawan takjub terhadap pencapaian Telkomsel tersebut.

Selain pasar sudah jenuh (saturated) karena pengguna lebih besar dibandingkan populasi penduduk, saat ini tren komunikasi sudah bergeser dari basic service (SMS dan voice) ke layanan data. Sehingga operator perlu menyesuaikan dengan perubahan pola tersebut, yang berdampak pada pendapatan.

Hermawan menilai ditengah ketatnya kompetisi, pencapaian market share

menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan perusahaan. Dengan beragam cara, perusahaan berusaha meningkatkan market share agar lebih banyak konsumen mengkonsumsi jasa atau produk yang ditawarkan perusahaan.

Meski demikian, pakar marketing ini menegaskan, bahwa pencapaian dari sisi pangsa pasar harus diimbangi dengan pengusaan revenue share.

“Jangan sampai market sharenya gede tapi dapat uang kecil. Ini berarti, semakin besar market share Anda, walaupun dulu diperoleh dengan pengorbanan, namun sesudah besar Anda mulai bisa mengontrol margin lebih bagus”, ujar Hermawan.

 

Baca Juga :