Demo Pungutan Sekolah Rp50 Ribu, Kepsek SMAN 19 Klaim Disepakati Wali Siswa

Demo Pungutan Sekolah Rp50 Ribu, Kepsek SMAN 19 Klaim Disepakati Wali Siswa
Demo Pungutan Sekolah Rp50 Ribu, Kepsek SMAN 19 Klaim Disepakati Wali Siswa

Demo Pungutan Sekolah Rp50 Ribu, Kepsek SMAN 19 Klaim Disepakati Wali Siswa

Demo Pungutan Sekolah Rp50 Ribu, Kepsek SMAN 19 Klaim Disepakati Wali Siswa
Demo Pungutan Sekolah Rp50 Ribu, Kepsek SMAN 19 Klaim Disepakati Wali Siswa

Pungutan biaya Edubox yang dibebankan kepada seluruh siswanya sudah ada kesepakan

dengan perwakilan orangtua siswa atau wali siswa.

Demikian klaim, Kepala Sekolah SMAN 19 Bandung, Arief Achmad usai aksi yang dilakukan ratusan siswanya terkait pungutan biaya edubox.

“Iya kan ini tidak ujug-ujug, kita ini dengan komite sekolah, dengan perwakilan orangtua siswa ada berita acaranya ada, notulennya ada, ada persetujuan orangtua,” ucapnya, SMAN 19 Bandung, Coblong, Kamis, (28/2).

Arif mengungkapkan program Edubox ini diimplementasikan sebagai media pembelajaran

menuju Ujian Nasional Berbasis Komputer.

“Jadi ini murni buat media pembelajaran, seperti soal soal pelajaran dan daftar hadir siswa, jadi orangtua bisa mantau anaknya hadir atau tidak ke sekolah. Kita menghadapi UNBK, ujian berbasis komputer, kita juga mengurangi paper dan pensil. Sehingga anak (siswa) dibiasakan tinggal bawa laptop dan handphone,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut siswa yang enggan disebutkan namanya, mengatakan siswa mempertanyakan perihal pungutan biaya Edubox sebesar Rp. 50.000.

“Kami mempertanyakan terkait pungutan uang sebesar Rp50.000 tersebut, tapi pengutan itu dimulai

dari bulan Juni, tapi launching bulan Oktober, jadi dipungut dulu,” tuturnya.

Selanjutnya sangat disayangkan lagi, pihak Sekolah memungut biaya kepada siswa tak mampu.

“Ya bagi saya siswa mampu masa saja dipungut, setahu saya terus ada orangtua siswa tak mampu merasa terbebani,” pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Ratusan siswa-siswi SMAN 19 Kota Bandung berunjuk rasa menuntut kejelasan pungutan program Edubox sebesar Rp50 ribu per siswa per bulan. Pasalnya, siswa tidak merasakan manfaat dari program penyedia wi-fi tiap kelas tersebut.

Unjuk rasa ini dilakukan di lapangan SMAN 19 Kota Bandung, dengan membawa spanduk-spanduk sebagai bentuk perlawanan. Tak hanya siswa, sebagian guru yang juga mempertanyakan kejelasan program Edubox pun ikut mendampingi.

Para siswa keberatan dengan pungutan Rp50 ribu per bulan yang dijanjikan untuk penyediaan sambungan internet melalui wi-fi di setiap kelas. Bahkan siswa yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) pun tetap dipungut

 

Sumber :

https://dcckotabumi.ac.id/pages/jam-tangan-casio-altimeter/